Pernahkah kamu bangun tidur dan menemukan notifikasi bahwa toko dikurangi poinnya tanpa kamu sadari? Atau tiba-tiba jumlah view produk anjlok padahal kamu tidak melakukan kesalahan yang jelas? Masalah ini terjadi pada banyak penjual, dan penyebabnya sering kali berasal dari ketidakpahaman terhadap aturan hukuman penjual Shopee Lazada secara menyeluruh.
Kedua platform menggunakan sistem poin perilaku (Penalty Points) sebagai pengendali kualitas toko. Semakin banyak poin hukuman yang kamu kumpulkan, semakin menyusut pula hak berjualanmu. Artikel ini akan merangkum agar mudah dipahami, lengkap dengan cara pencegahan yang benar-benar bisa diterapkan.
Bagaimana Sistem Pengurangan Poin Bekerja
Inti pentingnya adalah, platform tidak langsung menghukum saat kamu melakukan kesalahan, tetapi akan mengumpulkan poin sesuai tingkat keparahannya. Ketika mencapai batas yang ditetapkan, toko akan dikurangi haknya secara bertahap.
- Shopee menggunakan sistem Penalty Points yang direset per kuartal. Semakin tinggi poin, semakin berat hukumannya.
- Lazada juga menggunakan sistem pengurangan poin akumulatif, yang terkait dengan kesehatan toko (Account Health) dan indikator layanan.
Meski rinciannya berbeda, prinsipnya sama yaitu salah sedikit ditegur, salah banyak diblokir.

5 Kelompok Pelanggaran yang Paling Sering Membuat Penjual Terkena Pengurangan Poin
1. Mengirim barang terlambat atau membatalkan pesanan sendiri
Ini adalah pelanggaran peringkat teratas. Jika kamu menekan konfirmasi pesanan lalu tidak mengirim tepat waktu (Late Shipment) atau membatalkan karena stok habis, sistem akan langsung mengurangi poin. Contohnya, SKU populer seperti SN-CASE-001 yang laris hingga stok asli tidak sesuai dengan yang ada di etalase, sering menjadi pemicu masalah ini.
2. Tingkat pembatalan/pengembalian barang melebihi batas
Baik Shopee maupun Lazada menetapkan batas maksimum Cancellation Rate dan Return/Refund Rate. Jika tokomu terus-menerus melebihi batas, akan dianggap layanannya tidak memenuhi standar dan terkena pengurangan poin.
3. Mengunggah produk di kategori yang salah atau melanggar kebijakan
Mengunggah produk terlarang, menggunakan gambar/merek milik orang lain, memberi nama produk yang berlebihan, atau salah kategori untuk mengelabui sistem, semuanya merupakan pelanggaran yang mengurangi poin secara berat dan dalam beberapa kasus produk langsung dihapus.

4. Poin ulasan dan Chat Response rendah
Membalas chat dengan lambat, membiarkan pelanggan menunggu berhari-hari, atau sering mendapat ulasan 1 bintang, berdampak langsung pada poin toko. Meski bukan pengurangan poin hukuman secara penuh, hal ini membuat visibilitas produk menurun.
5. Manipulasi penjualan/ulasan palsu
Membuat pesanan palsu untuk mendongkrak peringkat (Brushing) merupakan pelanggaran serius yang benar-benar ditangkap oleh kedua platform dan dihukum berat hingga tingkat pemblokiran toko.
Perbandingan Tingkat Hukuman Secara Mudah Dipahami
| Tingkat | Apa yang terjadi |
|---|---|
| Awal | Peringatan + penurunan visibilitas produk |
| Menengah | Penonaktifan hak ikut kampanye/promosi |
| Berat | Pemblokiran atau penutupan toko sementara/permanen |
Catatan: Kriteria poin dan hukuman dapat berubah sesuai kebijakan platform, sebaiknya selalu periksa di Seller Center.
Bagaimana Cara Mencegah Agar Tidak Terkena Pengurangan Poin
Kabar baiknya, sebagian besar pelanggaran dapat dicegah dengan sistem back-end yang baik, bukan hanya dengan kerajinan semata. Terutama stok tidak sesuai dan pengiriman terlambat yang merupakan dua penyebab utama.
- Perbarui stok secara real-time agar tidak menjual barang yang tidak ada.
- Kemas dan kirim dalam batas waktu untuk setiap pesanan, terutama saat kampanye besar dengan lonjakan penjualan.
- Periksa kesehatan toko di Seller Center secara rutin.

Bagaimana Sistem Fulfillment Membantu Mengurangi Risiko Terkena Hukuman
Titik yang sering membuat banyak toko gagal adalah mengerjakan sendirian hingga tidak sempat mengemas di hari saat pesanan masuk ratusan. Sistem seperti Flash Fulfillment hadir membantu di sini, dengan menghubungkan stok ke etalase secara otomatis, mengurangi masalah penjualan melebihi stok dan membantu mengemas-mengirim dalam batas cut-off, sehingga tingkat pengiriman terlambat dan pembatalan pesanan berkurang secara nyata.
Ketika pengiriman stabil dan stok akurat, poin hukuman pun tidak punya alasan untuk muncul. Kamu jadi punya waktu untuk fokus pada pemasaran dan pemilihan produk daripada berlari mengatasi masalah di ujung.
Ringkasan Poin Penting
- Baik Shopee maupun Lazada menggunakan sistem akumulasi poin hukuman, salah sedikit ditegur, salah banyak diblokir.
- Pelanggaran populer adalah pengiriman lambat, pembatalan pesanan, stok habis, dan pelanggaran kebijakan.
- Dapat dicegah dengan stok real-time dan pengiriman tepat waktu.
- Sistem fulfillment membantu memotong akar pelanggaran sejak dari back-end.
Jika kamu ingin tokomu jauh dari terkena pengurangan poin dalam jangka panjang, cobalah pelajari lebih lanjut bagaimana seharusnya penataan sistem gudang dan fulfillment yang cocok untuk tokomu, lalu konsultasikan dengan tim untuk merencanakan sebelum tiba periode kampanye besar berikutnya.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apakah poin hukuman yang sudah dikurangi akan hilang?
Umumnya poin hukuman memiliki siklus reset (misalnya per kuartal untuk Shopee), tetapi riwayat pelanggaran serius mungkin tetap tercatat. Sebaiknya periksa syarat terbaru di Seller Center masing-masing platform.
Membatalkan pesanan karena permintaan pelanggan, apakah akan terkena pengurangan poin?
Tergantung siapa yang menekan pembatalan dan apa alasannya. Jika pembatalan berasal dari pihak penjual karena barang habis, biasanya dihitung sebagai pelanggaran. Sebaiknya kelola stok dengan akurat untuk menghindari kasus ini.
Jika sudah terkena pengurangan poin, apakah bisa mengajukan banding?
Bisa, kedua platform memiliki jalur banding (Appeal). Jika kamu memiliki bukti bahwa tidak melakukan kesalahan atau ada keadaan kahar, sebaiknya ajukan beserta bukti, seperti nomor pelacakan paket, dalam waktu yang ditentukan.
Apakah fulfillment benar-benar membantu soal poin toko?
Membantu secara pencegahan, karena mengurangi penyebab utama seperti pengiriman lambat dan stok tidak sesuai. Ketika proses back-end stabil, peluang melanggar aturan pun ikut berkurang.
